Oleh: majalah merah putih | Januari 3, 2010

Cara Efektif Mengajarkan Membaca pada Anak Usia TK

Oleh : Siti Anisah, S. Pd.

Sudahkah anak anda yang saat ini berusia KB-TK, bisa membaca?

Di Indonesia memang semua serba dilematis, di satu sisi kurikulum di TK melarang unutk mengajarkan membaca, tapi di sisi lain SD menuntut lulusan TK harus bisa membaca.

Menurut Sigmund Freud (tokoh psikologi dari Austria) bahwa pada usia KB-TK (0-5 tahun), anak berada pada usia emas (golden age). Di usia tersebut berdasarkan hasil penelitian, sekitar 50 % kapabilitas kecerdasan orang dewasa telah terjadi pada anak  usia 4 tahun, 80% terjadi pada usia 8 tahun, dan mencapai  titik kulminasi ketika anak mencapai usia 18 tahun.

Hal ini berarti bahwa perkembangan yang terjadi dalam kurun waktu 4 tahun pertama, sama besarnya dengan perkembangan yang terjadi pada kurun waktu 14 tahun berikutnya.

Menurut tokoh psikologi perkembangan dari Swiss  Jean piaget, bahwa usia 2-6 tahun (usia KB-TK) anak berada dalam tahapan berpikir praoperasional. Anak belajar menggunakan objek  dengan gambar dan kata-kata.

Orang tua harus pandai memanfaatkan usia ini untuk memaksimalkan fungsi otaknya secara maksimal. Berdasarkan berbagai penelitian, ternyata kegiatan bermain terbukti dapat mengembangkan seluruh fungsi sel otaknya secara pesat. Pada saat bermain, anak melibatkan seluruh panca inderanya dengan baik. Tidak hanya otak kiri saja yang berkembang, namun juga otak kanan. Dan itulah sebabnya mengapa metode belajar di  TK itu belajar sambil bermain, dan bermain untuk belajar.

Jadi mengapa di TK tidak mengajarkan membaca secara terstruktur seperti di SD? Karena membaca berkaitan dengan pemahaman logika, menghafal symbol-simbol, dan ini baru dimiliki oleh anak usia 6-12 tahun, yaitu ketika anak sudah mencapai tahapan operasional kongkrit.

Ada yang perlu digaris bawahi bahwa TK yang baik memberikan rangsangan membaca kepada anak melalui display kelas dan berbagai permainan di sentra ”persiapan abc”. Hal ini merupakan gerbang awal untuk belajar membaca. Dengan langkah yang telah ditempuh ini, terbukti bahwa lulusan TK yang kami kelola lebih dari 90% dapat membaca sebelum mereka masuk ke SD.

Di sini permasalahannya bukan “apakah anak TK boleh diajarkan membaca?”, tetapi yang terpenting adalah “bagaimana cara yang tepat mengajarkan membaca pada anak usia TK”

Berikut ini ada beberapa tips kreatif mengajarkan membaca pada anak, antara lain:

  1. Memberi nama pada semua benda yang ada di kelas/rumah, dengan kartu yang ditulis dengan spidol besar. Dengan seringnya anak melihat, di dalam otak anak akan terbentuk reaksi menghafal sedikit demi sedikit, dari nama benda secara utuh, dan kemudian secara detail perhuruf.
  2. Bermain tebak kartu dengan mencocokkan kartu-kartu yang bergambar dengan kartu yang yang hanya berisikan tulisan. Misalnya kartu bergambar baju dengan kartu yang bertulisan baju. Untuk memudahkan bisa diberi petunjuk dengan warna-warna yang sama.
  3. Jangan mengajarkan abjad terlebih dahulu, karena pada usia 2-6 tahun anak belum dapat menghafal symbol dan berfikir logis. Jika kita terburu-buru mengajak anak untuk menghafal abjad, maka masa bermain anak akan terlewatkan, sehingga hanya otak kiri saja yang berkembang, itupun tidak maksimal.
  4. Tumbuhkan minat baca anak dengan kebiasaan membacakan buku cerita menjelang tidur, pilihlah buku yang bergambar menarik dan bertulisan besar-besar. Sisihkan 15-20 menit untuk membacakannya karena pada saat inilah daya ingat anak semakin kuat.
  5. Akan lebih baik lagi bila anda mempunyai computer di rumah. Dengan adanya berbagai software yang tersedia di toko-toko buku, anda bisa mengajarkan anak membaca dan sekaligus mahir bermain komputer.
  6. Bila minat baca anak mulai tumbuh dan usia yang tepat (5-6 tahun), mulailah memperkenalkan huruf dimulai dari namanya sendiri, misalnya anak dilibatkan untuk menyusun huruf-huruf yang membentuk namanya. Ketika ia mulai lancar mengucapkan huruf-huruf pada namanya, tambahkan kata lain yang mudah dimengerti, misalnya mama, papa, dst.

Ada 4 hal yang sangat penting yang harus diketahui orang tua/guru, yaitu :

  1. Diantara orang tua dan anak harus ada pendekatan yang menyenangkan, karena belajar membaca merupakan permainan yang menyenangkan.
  2. Saat melakukan permainan membaca, hentikan segera sebelum anak merasa bosan.
  3. Hendaklah orang tua/guru selalu menciptakan cara terbaru dan jawablah  semua pertanyaan anak dengan jujur.
  4. Cobalah untuk memberikan buku-buku bacaan yang bermutu, sebagai  reward kepada anak.

Pada dasarnya anak memiliki kemampuan yang luar biasa, khususnya pada usia golden age. Hanya dibutuhkan perhatian, ketekunan, serta kasih sayang  orang tua untuk membuatnya mampu mengeluarkan potensinya tersebut.

Demikian beberapa tips yang efektif mengajarkan membaca pada anak usia KB- TK, dengan metode yang tepat, kita akan memperoleh hasil yang memuaskan. Semoga tulisan ini bermanfaat bagi orang tua dan guru KB-TK pada khususnya. Selamat mencoba untuk buah hati kita tercinta.

)* penulis adalah Kepala PUD Nasima

About these ads

Responses

  1. bbbbbbbbbbaaaaaaaaaaaaagggggggooooooooooooeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeesssssssssssssssssssssssssssss

  2. OKe banget artikelnya.maksh


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.551 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: