Oleh: majalah merah putih | Agustus 30, 2012

Perda Pendidikan Jateng Kawal Ketat Pelestarian Bahasa Jawa

Gambar

 ALHAMDULILAH  Pemda Provinsi Jawa Tengah telah melahirkan sebuah perda yang sangat penting bagi perkembangan dunia pendidikan di provinsi ini. Yakni Perda Nomor 4 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Pendidikan di Jawa Tengah. Peraturan ini terdiri atas 11 bab dan 62 pasal.. Selama beberapa bulan terakhir ini, Biro Hukum Pemda Provinsi dengan menggandeng Dewan Pendidikan, Dinas Pendidikan, dan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah Jateng gencar melakukan sosialisasi perda di seluruh daerah kabupaten dan kota.

 Menurut Sekretaris Dewan Pendidikan Jateng, Drs H Ragil Wiratno MH yang ikut aktif melakukan sosialisasi, bahwa kehadiran perda ini patut disambut dengan suka cita. Sebab peraturan ini mempunyai banyak makna. Karya besar ini di samping untuk mengakomodasi karakteristik daerah yang spesifik, juga sekaligus sebagai payung hukum penyelenggaraan pendidikan di provinsi ini.

 ‘’Dan juga sebagai pedoman dalam mengembangkan penyelenggaraan pendidikan baik formal, non-formal maupun pendidikan informal yang dilaksanakan secara konsisten serta disesuaikan dengan sosiokultural  agar siswa bisa memahami materi ajar,’’ kata Ragil yang juga Wakil Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Islam Nasima Semarang.

 Sebagai sebuah pedoman, dia mengingatkan agar perda ini jangan diabaikan begitu saja  melainkan harus dihormati, ditaati dan dilaksanakan secara konsekuen. Lahirnya perda ini mencerminkan adanya kepedulian yang serius dari Pemda Provinsi Jateng dalam melaksanakan pembangunan bidang pendidikan. Dengan perda ini Pemda berharap terwujudnya pendidikan yang bertumpu pada kualitas, kekhususan dan potensi daerah.

 Maka tidak begitu berlebihan, menurut Ragil, kalau perda ini dengan sungguh-sungguh mencoba menggali potensi daerah untuk melahirkan anak bangsa yang berbudi pekerti luhur dan rasa cinta kepada budaya adhiluhung. Guna mewujudkan cita-cita ini perda dengan tegas mengatur pemberlakuan mata pelajaran Bahasa Jawa dan Budaya Jawa bagi peserta didik mulai dari tingkat sekolah dasar sampai sekolah menengah.

 Mengenai pembelajaran Bahasa Jawa, misalnya, dengan tegas diatur dalam Pasal 46 dan Pasal 47. Pasal 46 ayat 1 menyebutkan bahwa dalam rangka penyelenggaraan pendidikan berbasis keunggulan lokal, setiap satuan pendidikan harus menggunakan Bahasa Jawa sebagai bahasa pengantar atau komunikasi. Ayat 2 mewajibkan penggunaan Bahasa Jawa dilakukan setiap hari Kamis. Sementara itu Pasal 47 menyebutkan, mata pelajaran seni budaya diutamakan seni budaya yang menjadi keunggulan Jawa Tengah. Pembelajaran muatan lokal berupa Bahasa Sastra dan Budaya Jawa pada semua jenjang pendidikan ini dengan alokasi waktu 2 jam per minggu.

 Menurut Ragil, sebelum lahirnya perda, Dinas Pendidikan Jateng sudah melaksanakan penerapan pendidikan Bahasa Jawa di sekolah-sekolah  tingkat dasar. Hal ini berdasarkan surat kesepakatan bersama tiga gubernur yakni gubernur Jatim, Jateng dan Yogyakarta dalam upaya pelestarian Bahasa Jawa. Namun pelaksanaan mata pelajaran ini masih berjalan di tengah jalan. Sekolah masih sulit mendapatkan guru Bahasa Jawa yang kompeten mengingat jumlah sarjana Bahasa Jawa masih tergolong sedikit. Alat peraga untuk mendukung pembelajaran Bahasa Jawa juga masih kurang memadai.

 Maka, dengan adanya perda yang secara tegas mengatur soal pembelajaran Bahasa Jawa, Ragil  berharap pembelajaran Bahasa Jawa bisa dilaksanakan secara lebih berkualitas. Karena tanpa disadari kalau kita berhasil menerapkan pembelajaran Bahasa Jawa dan Budaya Jawa dengan baik, insya allah kelak akan lahir generasi muda yang berbudi luhur serta memiliki rasa cinta yang  mendalam terhadap budaya adhiluhung yang kita miliki.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.551 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: