Oleh: majalah merah putih | Agustus 30, 2012

SMP TEUKU UMAR TAHUN AJARAN BARU BUKA KELAS UNGGUILAN

GambarSMP Teuku merupakan sekolah swasta Islam dibawah payung hukum  YPI Teuku Umar Semarang.  Sekolah ini terletak di daerah Semarang Atas, tepatnya JL Karangrejo Timur  I/3 Semarang, bersebelahan dengan gedung PLN Distribusi Jawa Tengah. Berdiri dan memulai perannya dalam mendidik anak bangsa dengan roh Islam sejak tahun 1975.

Sejarahnya, cikal bakal berdirinya SMP Teuku Umar berawal dari kuliah ahad pagi tahun 1974.“Seiring bergulirnya waktu, sekarang kondisinya sudah berkembang luar biasa. Bahkan telah mampumelahirkan institusi baru yaitu SMK  Teuku Umar pada tahun 1992 dan SMA Teuku Umar pada tahun 1998,” jelas Drs Kustiyono, Founder SMP Teuku Umar.

Berbagai perkembangan turut mewarnai kehidupan sekolah. Deretan prestasi siswa, sarana dan prasarana serta jumlah peserta didik, menjadikan SMP Teuku Umar terus melaju pesat. Meskipun input siswa notabene berangkat dari lapisan menengah kebawah, tetapi aktivitas dan kreativitas bisa sejajar dengan sekolah lain, negeri khususnya.Gambar

Visi dan misi SMP Teuku Umar adalah mewujudkan SMP Teuku Umar  sebagai sekolah kriteria mandiri, unggul dalam prestasi dan mantap dalam ibadah (religius). Dicapai dengan  peningkatan dan pengembangan isi kurikulum, religiusitas warga sekolah, tenaga pendidik, fasilitas, kedisiplinan, prestasi dan tertib administrasi.

Beragam upaya peningkatan kualitas dan layanan pendidikan terus diupayakan. “Tahun ajaran baru yang akan datang, kami akan membangun kelas unggulan. Ruang kelas dengan peralatan multi media serta sistem pembelajaran menggunakan peralatan canggih, harapannya siswa lebih berprestasi,” jeas Naniek Ekawati SPd, Kepala SMP Teuku Umar.

 Bicara soal grafik perkembangan sekolah, Naniek menjelaskan dari tahun ke tahun selalu ada grafik peningkatan yang signifikan. Fasilitas sekolah semakin memadai,  demikian juga prestasi siswa dan untuk ujian nasional dalam kurun waktu tiga tahun ini hampir seratus persen.“Peningkatan kelulusan dari tahun-ketahun semakin baik. Tahun lalu 103 siswa, yang tidak lulus hanya satu anak, tahun ini 201 siswa dan harapannya bisa lulus seratus persen,” harap Naniek.

Peningkatan jumlah siswa dalam kurun waktu tiga tahun terakhir mengalami grafik peningkatan, dibanding tahun-tahun sebelumnya.  “Tahun 2010 kami berhasil menjaring  290 siswa kelas VII, tahun 2011 tercatat 280 siswa, dan target tahun ini memenuhi delapan kelas dengan rata-rata perkelas 36 siswa,” cetus Naniek.

Untuk memenuhi target tersebut, semua guru dilibatkan dalam PPD. Sosialisasi dilakukan ke sekolah-sekolah di seputaran Kota Semarang. Kebanyakan siswa berasal dari daerah Gunung Pati, Bukit Kencana, Kalisari, Peterongan, Banyumanik, Sampangan dan sekitarnya.

Dengan motto “Memacu Ilmu Memupuk Iman” SMP Teuku Umar senantiasa menyeimbangkan antara kemampuan siswa meraih prestasi akademik setinggi mungkin yang diimbangi dengan landasan iman yang teruji.  Beberapa prestasi siswa bahkan bisa mencapai tingkat nasional.

Salah satu siswa berprestasi yang turut mengharumkan nama sekolah Satria Bagus Laksana, siswa kelas VII, disebut Suara Merdeka sebagai aset atlit Jawa Tengah untuk olahraga Squash. Satria merupakan peraih juara I Kejurnas Squash Piala Gubernur di Bandung, belum lama ini,  dan peraih Medali emas di Lodaya Cup dan DKI Open.Gambar

Fasilitas sekolah untuk pengembangan akademik siswa diantaranya adalah laboratorium IPA, laboratorium TIK, perpustakaan memadai, dengan 22 lokal kelas serta daya dukung SDM guru yang rata-rata sudah S1.Untuk pengembangan religiusitas siswa dan guru, sekolah mencanangkan kegiatan rutin keagamaan diantaranya Mujahadah,  kajian ilmu keislaman, dan membiasakan sholat jamaah di sekolah.

Selain fasilitas memadai, bagi siswa-siswa yang berprestasi,yayasan memberikan beasiswa.“Beasiswa ini kami berikan setiap semester, kepada siswa berprestasi seperrti bagi ranking I, II dan III setiap jenjang. Beasiswa diberikan  berupa bebas spp selama satu hingga tiga bulan,”jelas Naniek.

Merput sempat menengok KBM yang tengah berlangsung di laboratorium TIK. Saat itu sekitar 36 siswa kelas VII D tengah membuat tugas yang diberikan oleh guru TIK, Sapto Priatno S Kom. “Pembelajaran berlangsung  seperti biasa, hanya saja ruang laboratorium disetting guru berada di belakang siswa, biar bisa memonitor pekerjaan siswa,” Jelas Sapto.

Fasilitas di Lab Komputer  SMP Teuku Umar diantaranya komputer pentium 4  sebanyak 19 unit, LCD Proyektor, dan ruang ber AC. “Biasanya mapel TIK menjadi favorit anak, mereka senang bisa berkreasi di lab meskipun dengan karya yang sederhana,”imbuh Sapto.(didin)

 

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.551 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: