Oleh: majalah merah putih | Januari 3, 2010

AGENDA NASIMA

SMP Nasima Finalis KWN 2009

Setelah melewati serangkaian seleksi ketat tahapan penilaian, jalan cerita /storyline dari SMP Nasima Semarang yang berjudul “Berburu Suweg Raksasa dan Sampah Demi Sekolah” berhasil menjadi finalis (10 besar nasional) ajang Kid Witness News (KWN) Indonesia 2009. Kelompok dari SMP Nasima beranggotakan Talitha Helga, Hakel Kurniawan, Akhdan Rahmani, Dheabyanda, dan Maya Kamila Dibjana yang masing-masing masih duduk di kelas VII.

KWN Indonesia 2009 yang tahun ini bertema “Negeriku, Budayaku dan Lingkungan Hidup.” diikuti oleh lebih kurang 500 sekolah tingkat SD dan SMP dari seluruh Indonesia. 10 sekolah finalis mengikuti workshop terlebih dahulu di Fakultas Film dan Televisi (FFTV) Institut Kesenian Jakarta (IKJ) 1-3 Oktober, dan selanjutnya membuat film sesuai story line yang mereka buat, dan kemudian akan saling bersaing untuk merebut posisi terhormat sebagai pemenang KWN Tingkat Nasional, yang jika menang akan menjadi wakil Panasonic Gobel Indonesia di KWN Regional di Singapura, serta KWN Global yang akan diselenggarakan di Jepang tahun depan.(Tar)

JFS SMP Nasima Kembali Juara

Tim Jurnalistik Fotografi Sinematografi (JFS) SMP Nasima Semarang tampil sebagai juara pertama Sayembara Membuat Film Anak Bertemakan Air, yang diselenggarakan oleh Program Magister Lingkungan dan Perkotaan (PMLP) Unika Soegijapranata. Karya film berjudul ”Dibuang Sayang” dari Tim JFS SMP Nasima menyingkirkan sembilan karya film lainnya dari tujuh sekolah finalis se-Kota Semarang.

Penyerahan penghargaan dilaksanakan pada Sabtu, (10/10), oleh Dr. Henry Bastaman, Deputi Bidang Komunikasi dan Pemberdayaan Masyarakat, Kementrian Lingkungan Hidup RI, di Objek Wisata Pemandian Senjoyo, Salatiga. Acara tersebut bersamaan dengan Festival Mata Air 2009 yang digagas oleh Komunitas Tanam Untuk Kehidupan (TUK) bersama LSM dari dalam dan luar negeri. Tampil sebagai juara kedua dalam sayembara film tersebut adalah SMP Kebondalem Semarang, dan juara ketiga SMP Negeri 2 Semarang.(Tar)

Receh 29 Jutaan dari Anak Sekolah Nasima untuk Sodaro Nan Jauoh di Mato

Gempa 7,9 SR di Sumatera Barat dan sekitarnya yang terjadi 30 September 2009 lalu ternyata terasa ”guncangan”nya sampai di Sekolah Nasima. Maka tak heran seluruh siswa, orang tua, dan guru tergerak nuraninya untuk sigap membantu saudara-saudara sebangsa di Ranah Minang. Shalat ghaib, tahlil, dan doa serentak dilakukan warga sekolah pada tanggal 1 Oktober seusai peringatan Hari Kesaktian Pancasila.

Setelah itu digalang bantuan selama sepekan. Pengurus OSIS atau pengurus kelas sangat aktif mengumpulkan bantuan dari teman-temannya. Bahkan beberapa anak dari PUD, SD, SMP, dan SMA Nasima tiap hari bergiliran menenteng kardus sebagai penampung uang bantuan. Alhamdulillaah, terkumpullah Rp 29.034.600 (dua puluh sembilan juta tiga puluh empat ribu enam ratus rupiah), terdiri dari PUD-SD Rp 19.071.100, SMP Rp 3.350.000, SMA Rp 1.613.500 dan Pembina YPI Nasima Rp 5.000.000. Ada juga bantuan berupa 50 kg beras, 2 doos besar makanan, dan 2 doos pakaian pantas pakai.

Uang bantuan sebagian besar berupa recehan dibawa sendiri oleh perwakilan anak-anak ke tempat penyaluran yang ditentukan.  Rp 25.034.000 diserahkan lewat Harian Suara Merdeka, Rp 4.000.000 diserahkan lewat Perkumpulan Keluarga Daerah Padang Pariaman, dan bantuan berupa barang diserahkan lewat PMI Jawa Tengah. (Pram & Warna)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: