Oleh: majalah merah putih | Januari 3, 2010

Agenda Nasima Desember

Anak KB Nasima Mewarnai Batik

Tanggal 2 Okteber seluruh cititas akademik Nasima mengenakan batik, hal ini sebagai rasa bangga dengan batik sebagai budaya asli warisan Indonesia yang telah ditetapkan oleh UNESCO. Batik juga sebagai Hak Atas Kekayaan Intelektual yang harus dipertahankan, yang akhir-akhir ini banyak diperdebatkan dengan Negara tetangga.

Belum lama ini, sebagai bentuk apresiasi, anak KB Nasima belajar mewarnai batik, hal ini sekaligus untuk nguri-nguri kebudayaan Jawa yang semakin tergerus oleh era globalisasi.

Batik mengacu pada dua hal, yang pertama adalah teknik pewarnaan kain dengan menggunakan malam untuk mencegah pewarnaan sebagaian dari kain.. Dalam literature internasional, teknik ini dikenal sebagai wax-resist dyeing. Pengertian kedua adalah kain atau busana yang dibuat dengan teknik tersebut, termasuk penggunaan motif-motif tertentu yang memiliki kekhasan.

Menurut koordinator kegiatan Yossy Feromika, S.Psi batik merupakan warisan nenek moyang Indonesia (Jawa) yang sampai saat ini masih ada. Tradisi membatik pada mulanya merupakan tradisi yang turun menurun, sehingga kadang kala suatu motif dapat dikenali berasal dari batik keluarga tertentu. Beberapa motif batik juga dapat menunjukkan status seseorang.

Tujuan dari kegiatan ini selain untuk berpartisipasi atas dikukuhkannya batik sebagai budaya asli warisan Indonesia, sekaligus nguri-nguri kebudayaan Jawa juga untuk mengenalkan batik sejak dini pada anak, agar anak-anak cinta pada budayanya sendiri, hal ini juga merupakan rangkaian kegiatan pengenalan profesi “tukang batik”

Siti Anisah, S.Pd selaku kepala PUD Nasima (KB-TK-kelas 1&2)  berharap dengan kegiatan ini anak dapat lebih mencintai dan bangga serta menghargai kebudayaan bangsa sendiri dalam hal ini batik serta memahami proses pembuatan batik.(elly)

Dua Guru SMA Nasima Menangi CSF 2009

Dari empat guru SMA Nasima yang berhasil melewati tahapan kedua penilaian proposal Citi Succes Fund (CSF) 2009, pada tahap penilaian (judging day) untuk kota Semarang yang dilaksanakan pasa Senin (09/11) di kantor Citi Bank Jalan Pahlawan Semarang, dua guru berhasil lolos seleksi. Keduanya adalah Abdul Karim, S.Pd., guru Matematika, dan Wahyu Deni Utami, guru Geografi. Mereka berdua akan mendapatkan dana sebesar lima juta rupiah guna merealisasikan program pembelajaran yang telah mereka buat dalam proposal mereka.

CSF merupakan ajang tahunan yang diselenggarakan oleh Citi Bank bersama Yayasan Hope Indonesia untuk memberikan bantuan finansial bagi guru-guru SMA/ sederajat sebesar lima juta rupiah bagi 100 guru se Indonesia, guna merealisasikan gagasan-gagasan kreatif mereka dalam program pembelajaran. Dalam tahapan selanjutnya, setelah program dijalankan, hasilnya akan dinilai dan 10 peserta terbaik berhak atas uang tunai lima juta rupiah, dan sekolahnya akan mendapatkan uang tunai sebesar sepuluh juta rupiah.(Heny)

SISWA SEKOLAH NASIMA “BERHAJI” DI MASID AGUNG JAWA TENGAH

SemarangLabaik Allahumma labaik… terus dilafalkan oleh 570-an siswa SMP dan SMA Nasima pada Sabtu, 21 Nopember 2009. Sejak pagi para siswa dan guru terus mengumandangkan takbir dan doa dalam kegiatan Manasik Haji di area Masjid Agung Jawa Tengah. Kegiatan tersebut merupakan kegiatan dua tahunan dalam memperingati Hari Raya Idul Adha. Sambil mengenakan pakaian ihram yang serba putih, ratusan jamaah “haji” menunaikan rukun-rukun ibadah haji. Di bawah mentari pagi yang cukup menyengat mereka tetap bersemangat melaksanakan wukuf di Padang Arafah, lempar jumrah, tawaf di sekitar Ka’bah, sa’I, dan tahalul.

Kelelahan mereka cukup terobati saat minum segelas “air Zam Zam” sambil berteduh di pepohonan palem sekitar masjid. Meski sejenak, kesegarannya dirasakan bak rehat sambil minum air suci Zam Zam di antara kebun kurma. Suasananya benar-benar seperti di Makkah pada musim haji sebagaimana saat ini.

Yang unik lagi dari pelaksanaan kegiatan tersebut adalah terbaginya jamaah menjadi kelompok-kelompok terbang atau kloter dari negara-negara di dunia. Negara Brunei Darusalam, Pakistan, Tunisia, Turki, Maroko, Aljazair, Mesir, Perancis, dan sebagainya dipilih siswa sebagai nama kloter. Tentunya tak ketinggalan kelompok terbang dari Indonesia. Setiap pimpinan kloter memegang bendera negara-negara tersebut.

Menurut Dwi Sukaningtyas, M.Pd, Kepala SMA Nasima, pelaksanaan “manasik haji” tahun ini bertema “Islam Universal dan Rahmatan lil ‘Alaamin”. Selain memperoleh pengalaman praktek materi Ibadah Haji dalam mata pelajaran Pendidikan Agama, siswa diharapkan memliki pemahaman bahwa Islam dan umatnya tersebar di seantero dunia. Sesama umat muslim di dunia kita harus saling menjaga ukhuwah Islamiyah sekaligus menebarkan kedamaian dan kasih sayang di manapun berada.

Tak ketinggalan dengan kakak-kakaknya di SMP dan SMA Nasima, 450-an siswa kelas 3 sampai 6 SD Nasima juga menggelar kegiatan serupa pada waktu yang sama. Kegiatan “Manasik Haji” SD Nasima diselenggarakan di kompleks Islamic Centre Manyaran. (Pram)

Patroli Keamanan Sekolah SD Nasima Dilantik

Senin, 16 Nopember 2009 pagi itu di halaman SD Nasima terlihat pemandangan yang berbeda dari biasanya, beberapa siswa nampak gagah dengan seragam putih-putih sama seperti seragam yang dikenakan oleh polisi lalu lintas tetapi semuanya serba putih, lengkap dengan topi, peluit, ikat pinggang berselempang, dan manset tangan. Mereka berbaris rapi di tengah halaman, sedangkan disekeliling mereka juga berbaris rapi seluruh siswa SD Nasima dari kelas 3 sampai kelas 6 beserta para guru.

Yang membuat suasana lain dari biasanya adalah adanya beberapa anggota kepolisian dari Satlantas Semarang Barat. Mereka diminta untuk melantik anggota PKS di SD Nasima sekaligus menjadi petugas upacara. Dalam kesempatan itu perwakilan dari Kasatlantas bertindak sebagai Pembina upacara. Pelantikan PKS secara simbolis ditandai dengan acara penyematan pin PKS oleh Pembina upacara kepada anggota PKS yang diwakili oleh Danru. Hendy Wiratama.

Menurut Pembina PKS SD Nasima Ali Muhtadi, S.Pd pelantikan PKS dimaksudkan sebagai bentuk kerjasama dengan pihak kepolosian. Dengan kata lain PKS adalah mitra polisi dalam upaya menegakkan kedisiplinan di SD Nasima. Aplikasinya antara lain membantu mengatur kedatangan siswa di pagi hari mengawasi ketertiban upacara, pamakaian seragam dan rutinitas sholat berjamaah dhuhur dan ashar, serta turut mensukseskan kegiatan PHBN dan PHBI.

Sebelum dilantik secara resmi, para calon anggota PKS yang terseleksi terlebih dahulu diberi pembekalan berupa materi kepemimpinan, tugas dan tanggung jawab sebagai anggota PKS, PBB, dan latihan fisik yang dilaksanakan di bekas kebun binatang Tinjomoyo. Dengan harapan para anggota PKS dapat melaksanakan tugas dengan baik dan penuh tanggung jawab, sesuai dengan motto PKS SD Nasima “Berfikir, bersikap, bertindak cepat dan tepat”. (maksudi)

PUD Nasima Semarakkan Hari Pahlawan

Merdeka….merdeka…merdeka…

Maju terus…pantang mundur…

Sorak-sorai anak membahana di hall PUD-SD Nasima, Jl. Puspanjolo Selatan 53 Semarang. Anak-anak tampak antusias memekikkan semangat kemerdekaan. Pita Merah Putih melingkar di kepala setiap anak sebagai wujud semangat kepahlawanan dan rasa bangsa sebagai anak Indonesia.

Hari itu, tepatnya tanggal 10 November 2009, seluruh anak PUD Nasima sedang memperingati hari pahlawan. Bentuk dari peringatan tersebut salah satunya dengan mengadakan berbagai lomba. Ada berbagai macam lomba yang diselenggarakan, antara lain lomba paduan suara menyanyikan lagu-lagu perjuangan, lomba mengelompokkan gambar pahlawan, lomba menggambar pahlawan dan lomba bercerita tentang pahlawan. Ketika lomba paduan suara menyanyikan lagu-lagu perjuangan, suara anak-anak membahana, wujud dari kobaran semangat perjuangan dari para pahlawan.

Menurut koordinator kegiatan Anik Suciyanti, A.Ma dan Dra. Martutik Swandayani, aneka lomba yang diselenggarakan ini merupakan wadah bagi anak-anak untuk mewarisi sifat-sifat kepahlawanan yang dimiliki oleh para pahlawan yang telah berjuang dengan mengorbankan nyawa, harta dan keluarga demi kemerdekaan bangsa Indonesia, karena disaat lomba itulah tingkat sportivitas, keberanian dan kekompakan tim merupakan  modal pokok untuk meraih kemenangan, sehingga hal ini diharapkan dapat menginspirasi anak-anak dalam kehidupannya sehari-hari.

Siti Anisah, S.Pd selaku kepala PUD Nasima menambahkan bahwa kegiatan hari Pahlawan ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang selalu diselenggarakan oleh setiap unit di Nasima, hal ini sebagai bentuk dari aktualisasi nama Nasima (Nasionalis Agama) dimana harapannya bahwa anak PUD Nasima, selalu mengingat perjuangan yang telah dilakukan oleh para pahlawan terdahulu, dan mewarisi semangat yang dimiliki oleh para pahlawan untuk membangun negeri tercinta…INDONESIA…MERDEKA …(elly)

Belajar langsung ke Sumbernya

SMP Nasima Semarang masih konsisten dengan program outdoor learning guna membekali siswa-siswinya bukan hanya dengan teori- dan pengetahuan yang diajarkan di dalam kelas, juga memberikan gambaran riil bagaimana ilmu pengetahuan dan teknologi diterapkan dilapangan kehidupan.

Oleh karena itu, pada tanggal 31 Oktober 354  siswa dengan di di bimbing 38 orang guru, bertolak ke tiga daerah yang berbeda. Untuk kelas 7 objek kunjungannya berupa, sentra kerajinan tenun troso, pusat ukiran, dan pantai Bandengan Jepara. Kelas 8 menuju ke Klaten untuk belajar tentang proses produksi di PT Intan Pariwara, mengamati koleksi di Museum Gula Gondangbaru, dan melihat keindahan megah Candi Prambanan di Klaten. Tidak kalah seru, kelas 9 yang memilih objek museum batik, pusat grosir batik pasar Setono dan Pantai Pasir Kencana di Pekalongan.

Menurut koordinator ekplorasi lingkungan, Lies Kris WP, S.Pd kegiatan ekplorasi lingkungan sangat penting guna membekali kemampuan siswa berfikir holistik. Tidak hanya paham secara teori, tapi mampu mempraktikannya di lapangan. Pada akhir kegiatan siswa diharuskan membuat tugas laporan yang sesuai dengan standar laporan ilmiah. (Tar)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: