Oleh: majalah merah putih | Januari 3, 2010

AGENDA SEKOLAH

SMP NU HASANUDIN JADI PANITIA HALAL-BIHALAL

Sabtu 10 Oktober 2009. guru , karyawan dan pengurus MI,  MTS, dan MA NU sekota Semarang mengadakan Halal-bihal di SMP NU Hasanudin. Sejumlah Tokoh dari Departemen Agama dan pengurus NU kota Semarang datang. Diantaranya, KH Hadlor Ichsan dan Sapari. Acara yang berlangsung khidmat dihadiri oleh 600 orang dari sekitar 60 Madrasah NU sekota Semarang. Dari acara halal-bihalal seperti ini diharapkan,  persatuan dan kesatuan warga nahdliyin akan semakin terjalin.

APEL PAGI SMA KALIJOGO

Demi menjaga kerapian dan ketertiban siswa, SMA Kalijogo rutin menyelenggarakan apel pagi. Setiap Senin dan Rabu, Henny Marlina, S.Pd, Waka Kesiswaan dan Zaenal Arifin, S.Ag,  guru BK,  telah siap di depan gerbang masuk sekolah. Mereka siap memeriksa satu-persatu siswa didiknya.

Pemeriksaan mulai dari baju, rambut, kerapian dan kedisiplinan masuk sekolah.  Apel pagi itu  biasa dilaksanakan sekitar 10-15 menit. Siswa yang melanggar terkena sanksi dari sekolah, mulai dari teguran lisan, tertulis, hingga yang paling berat dikeluarkan dari sekolah. Alasan siswa  biasanya karena bangun kesiangan, susah menyeberang, berangkat kesekolah bersama keluarga yang sekaligus juga hendak berangkat kerja.

Diharapkan dari acara apel pagi siswa akan semakin tertib dan rapi sehingga proses KBM bisa berjalan dengan lancar. Selain penertiban siswa  dalam apel pagi biasanya diisi pengumuman dari kepala sekolah, pemberitahuan kegiatan sekolah serta pemberitahuan lain.

CLASS MEETING MTS NURUL HUDA.

MTS Nurul Huda Mangkang rutin menyelenggarakan kegiatan Class meeting setiap usai semester ganjil. Tujuan dari kegiatan ini menurut kepsek MTS  Nurul Huda,  Drs Ajmain.,  menyalurkan bakat dan minat siswa. Semua bakat dan minat siswa ditampung dalam berbagai cabang olahraga, yang kemudian dilombakan. Footsal, basket, dan tenismeja, menjadi olahraga favorit dengan banyak siswa yang mengikutinya.

. Tujuan lain dari kegiatan rutin tahunan ini, membuat siswa menjadi  terampil, sehat dan bugar, sehingga bisa segar pula mengikuti proses KBM. Selain itu, dari berbagai jenis olahraga yang dilombakan, selalu bisa disaring siswa yang berprestasi,  untuk membentuk tim sekolah yang akan dikirim di banyak  kejuaraan tingkat kota maupun propinsi. Hasil positif yang didapat dari kegiatan classmeeting di lingkup sekolah, Mts Nurul Huda menjajdi juara umum  pada pekan Olahraga antar siswa MTS dan SMP sekota Semarang.

Selain itu, agenda tahunan yang rutin diselenggarakan di Mts Nurul Huda adalah Perkemahan Libur akhir tahun. Dari 567 siwa  Mts, semuanya wajib ikut.. Kemah akhir tahun ini dimaksudkan agar terjalin ikatan emosional yang kuat antara siswa dengan siswa, juga siswa dengan guru. Dan tentunya kecintaan kepada lingkungan sekitar. Acara kemah berlangsung selama tiga hari dengan berbagai kegiatan outbond dan juga perlombaan antar kelas. (d)

FORUM ANAK DI MTS FATAHILLAH  SEMARANG

Merah Putih – Semarang. MTS fatahillah, menjadi salah satu sekolahdari lima MTS di kota semarang yang mengikuti program Forum Anak. Sebuah forum yang khusus memberikan pengetahuan kepada murid-murid tentang hak-hak anak. Melatih anak untuk percaya diri dan mengetahui apa yang akan harus dilakukan untuk masa depan mereka.

Forum anak adalah hasil kerjasama MTs Fatahillah dengan Pusat Study Gender IAIN Walisongo. Di kota semarang ada 5 MTs yang mengikuti pelatihan. Masing-masing mengirimkan 6 siswa yang terdiri dari 3 putra dan 3 putri. Selanjutnya selama 3 hari dilatih intensif, tentang hak-hak dan kewwajiban mereka sebagai pelajar. Setelah pelatihan usai, mereka  siswa mengemban missi untuk menyebarkan apa yang sudah mereka dapat kepada teman-temannya disekolah masing-masing.

Salah satu kegiatan inti dalam forum anak, adalah bagaimana mengenali diri sendiri, dengan berusaha mencari yang sebenarnya,  “siapa aku”, “cita-citaku” dan “harapanku. ”  Dari sini, siswa didik  dilatih mengetahui kepribadian masing-masing, sehingga bisa langsung diperbvaiki saat mengetahui ada yang salah pada kepribadian mereka.

Salah satu guru yang ikut aktif  mengikuti perkembangan forum anak adalah Zainul Muttaqin. Menurut dia, forum anak sangat penting bagi psikologi dan perkembangan jiwa anak.

“ Program ini tujuanya adalah memberikan penjelasan kepada anak-anak akan hak-hak yang wajib  mereka diperoleh. Juga  penjelasan tentang batasan-batasan dalam pergaulan, mana yang boleh dilakukan dan tidak boleh.  Supaya anak bisa lebih percaya diri, mengetahui keinginan dan kemampuannya. Hasil akhirnya, anak bisa belajar lebih intensif demi masa depan yang diinginkan.” Jelasnya.

Selain forum anak, program lain yang rutin diselenggarakan tiap tahun khusus bagi anak kelas  9 adalah mengasramakan siswa di sekolah selama 40 hari. Dengan acara qiyamullail, puasa, dzikir dan belajar bersama. Tujuanya, mempersiapkan psikologi anak menghadapi ujian nasional.  Harapannya siswa dapat lulus 100 persen pada ujian nasional nanti. (din)

SD HJ ISRIATI

PEDULI SOSIAL SEJAK DINI

Merah Putih – Semarang. Bagaimana memunculkan sikap mau ber empati kepada mereka yang kurang beruntung, dan selalu berbuat baik. Itu yang menjadi tujuan akhir dari diadakannya acara pesantren sekolah, yang secara khusus diperuntukkan siswa kelas 6  SD Hj Isriyati II Semarang.

Selama mengikuti pesantren sekolah anak-anak diberi pembinaan mental keagamaan. Hal ini dimaksudkan, agar siswa-siswinya lebih mengamalkan ajaran agama, menghormati kepada orang tua, dan peduli terhadap lingkungan sekitar.  Dari acara pesantren sekolah diharapkan lahir pribadi-pribadi yang memeiliki kesadaran untuk berbagi, sayang kepada kaum yang lemah dan finalnya adalah pribadi yang bertaqwa.

Hasil akhirya ternyata sangat signifikan bagi perkembangan jiwa dan kepribadian anak. Hal itu bisa terlihat dengan  meningkatnya semangat beribadah anak, naiknya kedisiplinan belajar. Dan yang paling penting,  muncul sikap  kasih sayang terhadap sesama, dengan ber empati dan membantu secara langsung mereka yang kurang beruntung.  Demikian seperti dikatakan Abdul Ghofur wakasek SD Hj Isriyati II, kepada merah putih.

Rasa kepedulian siswa dibuktikan, dengan berhasil dikumpulkannya  dana untuk korban gempa, sebanyak Rp 6 juta,  yang keseluruhan telah disalurkan melaui rekening peduli gempa. (din )

JIWA SOSIAL  DAN PRESTASI SISWA

SD KOALISI NASIONAL NGALIYAN.

Merah Putih – Semarang. Dua hal yang membanggakan, bagi sekolah dan orang tua, jika anak-anaknya bejiwa sosial dan berprestasi baik di sekolah. Untuk bisa mendapatkannya, ternyata membutuhkan banyak sekali pembelajaran, baik langsung seperti dalam proses KBM, maupun tidak langsung lewat pergaulannya dengan keluarga, teman sekolah dan lingkungan bagi siswa didik.

Bagi siswa SD Koalisi Nasional Ngaliyan, jiwa sosial para siswanya dianggap sudah bisa dibanggakan. Hal itu dibuktikan dengan berhasil  diselenggarakannya bakti sosial dan pengumpulan sumbangan untuk korban gempa, oleh seluruh sivitas sekolah. Khusus untuk bakti sosial,  anak-anak berhasil mengumpulkan kebutuhan dapur bagi anak-anak panti asuhan. Dari hasil laporan yang disampaikan kepada kepala sekolah terkumpul bahan makanan seperti beras, minyak, mie instant, sabun mandi, dan lain-lain dengan jumlah yang cukup banyak. Hasil sumbangan siswa kemudian diperbantukan kepada 3 panti asuhan, di Semarang.

Sementara untuk membantu  meringankan beban warga yang terkena gempa di Sumatera Barat, siswa-siswi secara sukarela aktif mengumpulkan dana. Hasil sumbangan spontanitas siswa itu,  berhasil terkumpul dana sebanyak Rp 4.226.400.00. Dana itu  kemudian disumbangkan melalui  rekening peduli gempa.

Selain jiwa sosial, prestasi membanggakan juga diraih oleh siswa SD Koalisi Ngaliyan. Diantaranya, Ilham dan Andro maju ke grand Final Liga Mini Bridge siswa Tingkat Nasional di Gelanggang Olahraga Remaja Ragunan Jakarta. Selama beberapa  hari terhitung 17-19 Oktober 2009 llau,  Ilham dan Andro berjuang mengharumkan nama sekolah. Seperti dijelaskan oleh kepala sekolah Bapak Munjirin,S.Pd. kepada merah putih, di ruangannya yang sejuk. (dien)

SMK MUHAMMADIYAH 2 BOJA

BEKALI SISWA DENGAN SOFT SKILL

Merah Putih – Semarang. Program khusus pelatihan kemampuan dasar atau soft skill,  bagi siswa diberikan di SMK Muhammadiyah Boja.  Kemampuan dasar itu diberikan  sesuai dengan jurusan siswa. Hal itu menjadi penting, karena secara langsung bebrhubungan dengan jurusan siswa. Misalnya, pelatihan stir mobil, diberikan pada siswa yang mengambil  jurusan teknik otomotif. Kemampuan dasar tentang  instalasi listrik, diberikan  untuk  jurusan teknik audio video. Sementara kemampuan dasar  bordir dan desain, diberikan kepada siswa yang mengambil jurusan tata busana, agar mereka bisa langsung membuat sebuah baju saat mereka sudah selesai menuntut ilmu. Sementara untuk jurusan perbankan, diberikan prinsipd an konsep perbankan syariah. Dengan keahlian dasar ini diharapkan  setiap lulusan bisa siap kerja.

Selain membekali dengan soft skill sekolah yang beralamatkan di Jl Raya Tampingan Boja ini telah menjalin kerjasama dengan kurang lebih 60 dunia industri. Hal itu dijelaskan Sariono Sandro,S.Pd. pengajar otomotif.

“Kerja sama itu berupa  PKL, atau  magang di bengkel. Selanjutnya bila selama magang prestasinya bagus, biasanya pihak bengkel langsung menawari kerja.” Ungkapnya lebih lanjut.

Untuk menunjang keahlian dan kemampuan siswa, sekolah dilengkapi dengan lab. Otomotif, lab.audio video, lab komputer, ada juga studio musik, dan Radio Karisma Fm. Dari kemampuan siswa, yang ditunjang dengan fasilitas sekolah, telah melahirkan prestasi yang cukup membanggakan. Antara lain tiga kali menjuarai lomba ketrampilan siswa se-kabupaten kendal.

Supaya siswa bisa memperdalam kemampuanya, sekolah menyediakan lab komputer yang tersambung dengan internet sehingga siswa bisa surfing pengetahuan. Menurut Sriyanto,S.Kom adanya internet sangat membantu siswa didiknya mendalami keahlian dibidang audio video. (din).

MTS N Brangsong Pacu Prestasi

Merah Putih – Kendal. Terus memacu prestasi siswa didiknya dan peningkatan sarana fisik,  menjadi jalan bagi MTs Negeri Brangsong untuk meraih Akareditasi A dari BAN Sekolah Menengah. Serta untuk  meraih predikat sekolah berstandar nasional.

Sekolah boleh mewah (mepet sawah), tapi saja prestasinya. Sangat membanggakan. Begitu masuk pintu utama gedung sekolah MTsN Brangsong  Kendal, terlihat dua lemari besar yang penuh berisi puluhan  piala dari berbagai  kejuaraan yang berhasil diraih siswa-siswinya. Yang paling mentereng, tingkat provinsi sekolah ini meraih Juara Harapan olimpiade ….., lomba pidato bahasa Inggris, dan MTQ, semuanya tingkat provinsi. Serta  segudang prestasi lainya.

Dengan didukung fasilitas yang terbilang cukup,  menurut Kepseknya, Zayinatun M.Si, pihaknya terus mengejar prestasi itu, agar siswa didiknya bisa mendapatkan proses belajar mengajar yang terbaik. Fasilitas laborat, seperti lab. IPA, dan lab.bahasa, saat ini, telah digunakan sepenuhnya ole oara siswa didik. Sementara lab. komputer sudah tersambung dengan internet, agar  peluang berinteraksi dengan teknologi  bisa dimaksimalkan untuk meningkatkan kualitas siswa didik dan mutu sekolah. Sarana  pendukung lain adalah sarana ibadah. Hal itu untuk meningkatkan religiusitas seluruh peserta didik dan keluarga sekolah. Selain itu, untuk mendukung kurikulum pendidikan, sekolah membuat miniatur kabah lengkap dengan miniatur bangunan  untuk  prosesi ibadah haji.

Sekolah ini dikomandoi oleh Zayinatun,M.Si. sebagai kepala dan M.Yuri wakilnya. Memimpin sekitar 53 guru , 15 karyawan dan 930 siswa yang terdiri dari 24 kelas. Di setiap sudut kelas terdapat VCD player dan monitor sehingga sistem belajar mengajar sudah berskala smart class.

Saat merah putih berkunjung ke salah satu kelas, hal pertama yang terasa adalah suasana kekeluargaan yang terbangun guru dan murid. Hal ini sesuai dengan slogan sekolah,  9 K,  yakni,  keamanan, kebersihan, ketertiban, keindahan, kekeluargaan, kerindangan, kesehatan, keterbukaan, keteladanan.  Kebersihan adalah hal utama yang dikedepankan, sehingga di setiap sudut terdapat tulisan yang mengingatkan bahwa kebersihan sebagian dari iman. (d).

OUTBOND di ALMUNA ISLAMIC PRESCHOOL

Merah Putih – Semarang. Menjadi agenda rutin setiap akhir tahun, siswa didik di PAUD Almuna diajak untuk lebih mengenal alam, sembari melatih keberanian dan dalam sebuah  outbond.  Outbond itu sendiri  dilaksanakan hanya sehari, dari pagi sampai sore, di di kawasan Sekatul. Siswa didik, menurut Kepsek Al Muna, Muji Suaiati, S.Ag  diajak untuk lebih mencintai alam dengan  menanam strawbery, dan tanaman lainnya. Memandikan kerbau, menjadi salah satu pengalaman yang mengasyikkan sekaligus menakutkan, bagi banyak anak. Ternyata kerbau, masih menjadi hewan yang menakutkan. Untungnya, mereka yang berani, menjadi motivasi untuk yang lain juga berani.

Melukis capung serta hewan lainnya, juga  pemandangan alam, menjadi kegiatan yang menyenangkan, karena mereka akhirnya bisa melukis dengan melihat obyeknya secara langsung. Aneka permainan, seperti  halang rintang, bermain lumpur dan meniti jaring laba-laba crusher, membuat semuanya menjadi gembira. Gelak tawa siswa didik, dibarengi tangis yang lainnya. Sangat menyenangkan. Sebanyak  87 siswa Al Muna,  dibagi dalam 10 kelompok, yang secara bergantian mencoba seluruh permainan di sana secara bergilir.

Menurut Kepala Sekolah Almuna, Muji Susiati,S.Ag. dari acara outbond itu,  diharapkan anak-anak bisa   lebih mandiri, percaya diri, serta  berani bermain di alam. Tujuan akhir dari kegiatan outbond, memberikan pelajaran lingkungan pada anak agar anak bisa mengenal alam secara langsung. Dalam waktu dekat ini,  siswa-siswi TK AlMuna akan diajak untuk menggalang dana bagi Korban gempa di Sumatra Barat. (din)

SMP HJ Isriyati

Teus kembangkan ketaqwaan anak-anak

Merah Putih – Semarang. Pesantren  sekolah yang diselenggarakan di Bulan Ramadhan 1430 H lalu  di SMP Hj Isriyati, dinilai berhasil. Terbukti dari perkembangan kemampuan anak dalam melaksanakan doa-doa harian dan pelaksanaan ibadah.  Menurut Hadi Sutrisno S.Pd, bagian Kesiswaan SMP HJ Isriati, pihaknya,  setiap bulan puasa selalu mengadakan acara pesantren sekolahan.

“Meski bulan puasa sudah lewat, namun hasilnya sangat signifikan pada diri anak, yang menjadi makin hafal dengan doa doa harian, dan makin khusyuk dalam menjalankan ibadahnya. Yang paling menggembirakan, kualitas tingkah laku dan budi pekerti mereka juga makin baik.” Ungkapnya lebih lanuut.

Biasanya, pesantren sekolah dilaksanakan selama tiga hari. Yang diisi  dengan pembelajaran tentang pelaksanaan sholat, yang khusyuk,  doa dan tahlil. Pendidikan  akhlak  juga diberikan. Puncaknya, mengundang trainer ESQ, untuk lebih memantapkan keimanan mereka. Setelah pesantren acara ditutup dengan pengumpulan zakat yang langsung disalurkan kepada fakir miskin disekitar sekolah.

Meningkatnya  ketaqwaanya, sadar akan posisinya sebagai siswa dan semakin tekun beribadah dan belajar, itu yang pasti. Dan  yang lebih penting lagi,  anak-anak semakin sadar dan meningkat kepedulian sosial serta perhatianya pada lingkungan. (din)

ISO 9001 UNTUK SMAN 1 KENDAL

Merah Putih – Kendal. Dinilai mempunyai standar system manajemen mutu ( SMM) universal, SMAN 1 Kendal, Senin kemarin menerima Sertifikat ISO 9001. Konsekensinya, pihak sekolah, harus berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di bidang pendidikan.

“SMM ini diakui di hamper semua negara di dunia, termasuk Indonesia. ISO 9001 adalah daftar periksa dari fungsi, kebijakan dan aturan yang diterbitkan oleh The International Organization for Standardization, Jenewa, Swiss,” kata Drs Sutopo, Kepala SMAN 1 Kendal, kepada Ekspresi.

Perusahaan yang diuji  dan memenuihi standart ISO, akan menerima sertifikat . dan daftar yang diujikan, diarahkan untuk menjamin konsistensi produk. Standar ini, jelas Kepsek, sangat umum dan dapat diterapkan pada semua jenis organisasi, baik manufaktur dan jasa, BUMN, dan swasta, perusahaan kecil maupun multinasional.

Keuntungan yang diperoleh SMAN I Kendal atas diperolehnya ISO itu,  diantaranya, tanggung jawab dan wewenang pengajar terdefinisi dengan jelas, memperbaiki dokumentasi, khusunya apabila terjadi tuntutan hukum.  Pembukuan system yang berguna untuk referensi dan pelatihan, memformalkan system agar  mutu konsisten dan teoat waktu serta untuk perbaikan mutu di masa mendatang. Serta pekerjaan dapat dipalukan secara konsisten.

Tanggung jawab lebih

Sutopo lebih jauh menjelaskan, untuk meraih ISO 9001 tersebut, pihaknya melibatkan konsultan pendamping. Organisasi yang menerima harus memenuhi persyaratan SMM, diantaranya, adanya tanggung jawab manajemen mutu, pengelolaan sumber daya, realisasi produk, pengaturan, analisis dan perbaikan yang meliputi perencanaan, pengukuran dan pemantauan serta analisis data.

Dari situ, jelas Kepsek, aktivitas lebih terkelola, aman, efektif dan efisien serta memiliki mutu atau konsisten dan cacat hukum berkurang.  “Hal itu, akan memberikan kesempatan yang lebih luas untuk berkompetisi dan berkembang seluruh sivitas sekolah ini.  Selain itu, mampu meningkatkan moral dan rasa memiliki karyawan terhadap pekerjaannya. Pengajar juga dilengkapi keahlian dan pengetahuan  agar dnegen jelas mengetahui apa yang harus dikerjakan. Serta  mempunyai kerangka kerja yang kuat bagi penerapan total quality management.”  Ungkapnya. (lia)

*****

SMPN 4 SALATIGA KUMPULKAN DANA Rp 10 JUTA

  • Untuk Korban  Gempa

Merah Putih – Salatiga : Sebagai wujud dari rasa solidaritas  social dan pembentukan sikap empati kemanusiaan terhadap sesama, siswa dan guru SMP Negeri 4, secara sukarela mengumpulkan dana bantuan bagi korban gempa di Padang Sumatra Barat.

Dilaksanakan setelah upacara bendera Senin pagi,  yang dipimpin Kadinas Pendidikan  Priyono Soedharto SH, pengumpulan dana secara spontan itu berjasil mengumpulkan dana Rp 6,5 juta. Kemudian ditambah dengan dana sekolah Rp 3,5 juta, sehingga terkumpul dana sebesar Rp 10 juta.

“Bukan  besarnya jumlah dana yang berhasil kqmi kumpulkan yang menjadi tujuan, tapi  yang terpenting, semangat solidaritas serta kepekaan social terhadap sesame,” jelas Kepsek SMP Negeri 4 Salatiga, Drs HM Munadzir MSi, kepada  Ekspresi.

Lebih lanjut dijelaskan,  dana yang dikumpulkan merupakan hasil siswa menyisihkan uang jajannya. Dan itu merupakan salah satu bentuk pendidikan pembentukan sikap siswa, dalam rangka menanamkan rasa kepekaan social terhadap sesama.

Sementara, bantuan dari guru  diambilkan dari zakat profesi 2,5 persen. Penyaluran dana itu akan dilakukan lewat lembaga resmi, sehingga amanah dari siswa dan guru tersebut benar benar sampai pada sasaran yang tepat.

:” Kami trenyuh, dan tidak tega, melihat penderitaan teman teman kami  yang tertimpa musibah itu. Kami rela dan ikhlas menyisihkan uang jajan kami untuk membantu mereka kok , meski tidak seberapa, “  kata  Vita, salah satu siswa kepada Ekspresi. (Er)

***

SMA 5 TANGGAP ALEXA

Merah Putih –  Semarang. Dibingkai dalam Cozy in 5 : 4 Revolution of Time, siswa SMA 5 kembali unjuk gigi dengan menggelar pertunjukkan full sensasional. Tidak tanggung tanggung, grup idola anak muda Alexa akan ditanggap untuk main full power. Juga The S.I.G.I.T.  dan itu ternyata masih belum cukup. Masih ada grup band lainnya macam, Lipstick Lipsing, Morning Calls, dan Rejected Kids.

Semuanya itu, akan digelar habis di lapangan SMA 5 jalan Pemuda 143, tanggal 17 Oktober besok.  Kalian para remaja   dan semua saja  yang mengaku anak gaul, datang dan saksikan pesta meriah itu ya. Untuk jelasnya, kontak aja Rika di 085 7268 09537 atau Kamala di 085 7433 62833.

Baru di Citralima

Eh guys, ada yang baru di majalah sekolah SMA 5 lho. Kemarin, Kepsek Drs Widodo MPd, melantik pengurus yang baru. Kepada mereka, Kepsek berharap agar terus menghidupkan semangat menulis dan memotret  seluruh siswa. Hal itu penting, karena dengan demikian, siswa bisa berlatih berfikir logis, runtut dan cermat. Juga, melatih kepekaan atas keindahan dan rasa seni.

Untuk mendukung kinerja pengurus baru majalah kebanggan SMA %, diadakan diklat jurnalistik. Berlangsung selama tiga hari, diklat diisi oleh mas Hartono, Kepala Biro Kota Harian Suara Merdeka dan Andreas ARis, guru SMK St Fransiskus. Mas Hartono, menyampaikan materi dasar dasar jurnalistik, sementara pak Andreas, nagish pengetahuan tentang fotografi. *

Selamat bekerja ! Kalau diantara aktivis Citralima ada yang mau terjun berlatih  magang menjadi reposter, gabung ke Eskpresi pasti diterima kok. Gimana ? (Bag)

***

Siswa SMK MUH. Rela tak Jajan

  • Dana untuk Korban Gempa

Mearh Putih –  Salatiga. Bak gayung bersambut, gagasan simpatik untuk ber empati dengan para korban gempa di Padang Sumbar dari para pengurus OSIS SMK Muhamadiyah Salatiga, ditanggapi posisitf sekolah. Lantas, terkumpulah dana  sebesar Rp 1.220.000, yang kemudian disalurkan lewat Dompet Peduli Gempa Sumbar yang digalang harian Suara Merdeka.

Rela tidak jajan, itu wujud dari konsekuensi ingin ber empati pada korban gempa Sumbar.  Selama beberapa hari, mereka rela menyisihkan uang jajannya. Pramono SPd, wakil Kepsek bidang kesiswaan  yang mewakili Kepsek Drs Surono MPd mengatakan, bukan  jumlah sumbangan yang menjadi tujuan dari aksi empati ini, tapi semangat siswa untuk ikut peduli dengan mereka yang sedang tertimpa musibah, itu yang penting.

“Kami sangat berharap, sumbangan yang terkumpul dari siswa, guru dan staf, meski tidak seberapa nilainya, bisa membantu meringankan beban penderitaan mereka yang sedang tertimpa musibah, “ jelas Pramono lebih lanjut.

Riki, salah satu siswa menuturkan, dia dan juga siswa yang lain, sangat trenyuh dengan banyaknya korban meninggal. Dia juga nelongso, melihat banyaknya sekolah dan bangunan lainnya yang rusak parah akibat gempa itu.

“Semua pasti tidak menginginkan terjadi musibah itu. Sehingga wajar kalau kami, memberikan bantuan semampu kami sebagai pelajar, sekedar untuk meringankan beban mereka,” jelas Riki lebih lanjut.

Pemerintah diharapkan segera bisa memperbaiki sekolah, jalan dan semua yang rusak parah akibat gempa itu.  Para pelajar yang kehilangan rumah, buku pelajaran dan pakaian seragam, serta yang lainnya, diharapkan juga segera dibantu.  Agar mereka  di sana, bisa kembali belajar seperti biasa. ( Er)

****


Responses

  1. mantap brow!!!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: