Oleh: majalah merah putih | Januari 23, 2010

DARI SAMPAH MENJADI BERKAH

DARI SAMPAH MENJADI BERKAH

Kreasi  Siswa SMK 2 Semarang

Menyulap barang yang dibuang untuk kemudian dibuat menjadi barang yang berharga serta memiliki nilai seni tinggi adalah salah satu wujud kreativitas andalan dari SMK 2 Semarang. Salah satu  yang sudah terlihat adalah lukisan dari pelepah pisang. Dari bahan pelepah kering yang sebagian orang tidak banyak manfaatnya oleh siswa SMK 2 bisa dirangkai menjadi lukisan bernilai jual.

Proses membuat lukisan dari pelepah pisang dimulai dengan mengeringkannya pelepah pisang.  Setelah kering dipipihkan, lantas dibentuk sesuai ukuran sketsa kemudian ditempel dengan lem kayu. Aneka desain atau sketsa dapat diselesaikan dengan tatanan pelepah pisang. Kreativitas memilih dan memilah warna-warna dan tekstur alami pelepah pisang menjadi modal penting pemunculan nilai artistik karya. Contoh lukisan dari pelepah pisang yang sudah pernah ikut dalam pameran adalah lukisan tokoh-tokoh wayang.

Salah satu prestasi dari pengolahan limbah pelepah pisang adalah pemecahan rekor MURI untuk kategori lukisan wayang terbanyak. Dalam waktu empat jam berhasil dibuat 1040 lukisan.  Target awal adalah membuat 500 lukisan namun kenyataannya berhasil membuat 1040 lukisan dari pelepah pisang. Semua siswa dan guru berpartisipasi dalam proses pemecahan rekor ini.

Bahan pelepah pisang didapat dari sekitar sekolah yang memang terdapat kebun pisang. Juga dari pekarangan para siswa yang mayoritas tinggal di perkampungan dan masih banyak terdapat pohon pisang. Semua bahan dikumpulkan di ruang khusus di lantai dua SMK 2 Semarang.

Dra.Tri Andayani dan Ganjar Triadi, S.Pd adalah sosok pendamping kreatifitas siswa SMK 2 Semarang. Di tangan merekalah kreasitifitas siswa dikembangkan menjadi bekal kemampuan siswa yang nantinya bisa menjadi lahan perolehan profit.

Prestasi lain dari pengolahan limbah yang diperoleh SMK2 Semarang adalah meraih juara I pada acara “wood skill big macth 2009” yang diselenggarakan oleh PIKA dalam rangka Dies Natalis Kampus PIKA Semarang. Karya yang diikutkan adalah hasil kreasi  serbuk gergaji. Serbuk gergaji dikreasi menjadi  bunga dan pola rumah dengan latar belakang gunung. Selain itu juga  menjadi juara favorit  “re used festival” Fakultas Teknik Undip pada bulan September 2009, serta menjadi juara dalam acara “re used festival” dalam rangka Hari Bumi. Dalam waktu dekat ini SMK 2 Semarang telah menyiapkan kreasi mereka berupa replika menara Eifel dari bahan sampah kaca. Saat merah putih berkunjung mereka sedang mengerjakan miniatur menara eifel. (dr-pram)


Responses

  1. selamat ya

    purwati
    http://purwatiwidiastuti.wordpress.com
    http://purwati-ningyogya.blogspot.com
    http://purwatining.multiply.com


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: