Oleh: majalah merah putih | Januari 23, 2010

SMP NUDIA KARANGAYU TELORKAN ATLIT DAYUNG NASIONAL

SMP NUDIA KARANGAYU

TELORKAN ATLIT DAYUNG NASIONAL

Salah satu yang menjadi  kebanggaan sekolah  adalah saat ada salah satu dari sekian banyak alumni yang memiliki prestasi. Apalagi jika prestasi itu bertingkat nasional tentu sekolah juga akan bangga. SMP Nudia salah satunya. Joko Wandiro contohnya. Alumni SMP Nudia ini sekarang  menjadi  atlit dayung nasional. Prestasi itu sendiri tidak bisa diraih begitu saja, tapi melalui latihan panjang dan keras, bahkan sejak dia masih duduk di bangku SMP Nudia. Diharapkan, siswa didik yang saat ini juga sedang latihan dan latihan dengan keras di SMP Nudia, bisa mengikuti jejak Joko Wandiro

Tidak cuma pada cabang dayung, banyak anak didik berpotensi saat ini secara rutin dilatih secara serius agar dapat berprestasi maksimal. Sepakbola, menjadi salah satu cabang paling favorit, juga bulu tangkis dan tenis meja. Olahraga beladiri seperti silat juga terus ditumbuhkembangkan. Pembentukan sosok ideal seorang atlit berprestasi mulai dibentuk di SMP ini.  Semuanya  dikandung maksud, mereka akan lebih berprestasi dan menjadi Joko Wandiro-Joko Wandiro lain yang bisa mengharumkan nama sekolah. Dan semuanya  itu diwadahi dalam kegiatan ekskul.

Sekolah Islami

SMP Nudia adalah sekolah milik Yayasan Masjid Nurul Huda Jl Kenconowungu 1V-V Karangayu Semarang. Sekolah ini berdiri  dan beroperasi sejak 1975, dipimpin  oleh Drs HM.Tauhid MSi. Sebagai sekolah dengan basis pendidikan Islam, titik berat pembelajaran di samping mata pelajaran umum adalah pelajaran agama. Semua Islami, termasuk seragam, dan kegiatan ekstra pun berusaha sesuai syariat Islam. Demikian dituturkan M Tauhid didampingi salah seorang guru Zaenudin, saat diwawancarai Merah Putih, di kantornya yang sejuk.

Sebagai upaya meningkatkan ketaqwaan siswa, sekolah rutin menyelenggarakan kegiatan mujahadah, sholat dhuha dan sholat dhuhur berjamaah. Hal ini untuk membentuk kebiasaan peduli lingkungan. Seluruh kegiatan disentralkan di area sekolah yang menyatu dengan lingkungan masjid sehingga memudahkan pelaksanaan.

Kegiatan belajar mengajar dilaksanakan dari jam 7 pagi sampai jam satu siang. Khusus untuk kelas 3 untuk menghadapi UN ada tambahan jam pelajaran untuk 4 mata pelajaran yang diujikan. Hasil dari seluruh jerih payah dan pasrah kepada Allah adalah SMP Nudia bisa meluluskan siswanya 100 persen. Satu prestasi yang membanggakan.

Kegiatan belajar mengajar ditunjang dengan sarana antara lain laboratorium IPA, perpustakaan dan komputer. Dan sarana penunjang lain adalah lapangan milik warga yang bisa digunakan setiap saat karena sudah ada ijin pakai untuk kegiatan sekolah.  Hal tersebut membuat sekolah ini pernah ditunjuk sebagai tuan rumah turnamen sepakbola SMP se-Kota Semarang beberapa tahun silam.

Program sekolah gratis dari Diknas sudah dilaksanakan di SMP Nudia semenjak tahun 2007 dan di tahun ini sudah bisa gratis seluruhnya dari kelas 1-3. Operasional sekolah didanai oleh dana BOS. Peserta didik hanya dimintai  Rp 10.000 untuk biaya pelaksanaan ekstra kurikuler, buku-buku dan seragam sekolah..

Salah satu hal  yang membuat sekolah Islam kurang berkembang adalah keterbatasan dana yang membuat sekolah tidak mampu memanggil tutor atau guru yang berkualitas. ‘’Namun melalui usaha keras dan proses belajar yang terus menerus dari staf pengajar, diharapkan sekolah mampu memberikan pelayanan dan pendidikan terbaik bagi siswanya,’’  ungkap Zaenudin menutup perbincangan dengan reporter Merah Putih. (dr).


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: