Oleh: majalah merah putih | Agustus 5, 2010

KAHITNA MEMILIH SEKOLAH YANG PAS BUAT ANAK

KAHITNA MEMILIH SEKOLAH YANG PAS BUAT ANAK

Kahitna, band asal Bandung yang  populer di era 1990an, beberapa waktu lalu konser di semarang menghadirkan suasana romantis dalam konser bertajuk “Style Deformation in Civil (Steril) 2010” di Semarang, Jumat malam 4 juni 2010. Penampilan band berawak sembilan orang ini, tiga di antaranya vokalis, yakni Hedi Yunus, Mario Ginanjar, dan Carlo Saba itu disambut antusias penonton yang rela menyesaki Krakatau Grand Ballroom Hotel Horison Semarang. Penantian lama soulmate Kahitna pun terbayar sudah, begitu band yang terbentuk 24 Juni 1986 tersebut tampil membawakan tembang pembuka “Everybody”.

Meski lama tidak tampil di Semarang, kehadiran Kahitna dengan para personelnya yakni Hedi Yunus, Carlo Saba, dan Mario Ginanjar pada vokal, Yovie dan Bambang Purwono (kibor), Andrie Bayuajie (gitar), Dody Isnaini (bas), Budiana Nugraha (drum), dan Harry Suhardiman (perkusi) menjadi satu reuni menyenangkan dengan para penggemarnya.

Tim warna Merput yang terdiri dari Cintya Danastri, Mira Puspita Dewi, Rizka Niswatul Faizah dan Adhitama Jati permadi dan seperti biasa Kang Didin yang setia mendampingi, langsung menyapa Kahitna. Keakraban antara Kahitna dan Tim Warna Merput terlihat saat sesi foto-foto. Berikut petikan wawancara Merput dengan Kahitna.

Pada album Kahitna yang baru, banyak lagu yang didaur ulang apakah itu artinya kreatifitas Kahitna sudah berkurang?

Memang ada tiga lagu diantara sembilan lagu pada album Kahitna yang baru. Tiga lagu daur ulang tersebut merupakan bagian dari kreatifitas Kahitna, dan strategi supaya album baru kita segera dikenal oleh masyarakat lewat lagu-lagu yang sudah familiar. Kami membuat musik sesuai dengan apa yang bisa kami buat, jadi tidak lantas kemudian Kahitna membuat musik diluar karakter kami.

Kahitna sekarang kan usianya sudah 24 Tahun, dan mulai ngetrend tahun 1994 nah bagaimana strateginya menarik penggemar dari ABG-ABG sekarang?

Kita sudah punya prinsip dan kita tidak mungkin mengikuti Band-band lain. Kita tetap kompromi dengan trend-trend musik. Strateginya kita bikin komposisi lagunya mirip-mirip dengan karakter Kahitna. Yang pasti apa yang ada dalam hati kami kami eksplore dalam bentuk musik. Yang perlu dicatat bahwa kebersamaan kami selama 24 tahun adalah anugerah yang patut kita syukuri. Kami sudah merasakan susah senang bersama jadi tak perlulah kita tanya kami dapat award apa, prestasi apa, penghargaan apa? Yang jelas setiap musik kami, dibuat dengan hati. Kami sudah seperti keluarga besar dan kami yakin fans Kahitna tidak akan pernah melupakan kami.

Banyak band yang membawakan lagu-lagu melayu apa pendapat Kahitna?

Band apapun genrenya yang penting lahir dari nurani tidak akan pernah menimbulkan problem. Problemnya adalah itu lagu pop Indonesia yang kemudian dikasih cengkok-cengkok melayu kemudian diklaim bahwa itu adalah lagu melayu. Apapun musiknya kalau produksinya dilakukan dengan baik akan sangat bagus. Seharusnya warna musik di Indonesia itu beragam karena potensi budaya dan potensi bakat yang sedemikian banyak dan luar biasa dimiliki oleh bangsa Indonesia. Dulu kita punya acara di TVRI namanya Aneka Ria Safari yang menampilkan beragam lagu ada irama jazz, keroncong, dangdut, dan pop yang semua berkualitas. Sekarang kita memiliki 13 TV semua isinya sama. Jadi semua jenis musik itu bagus bukan hanya melayu saja. Musik semua bagus sepanjang dibawakan dengan hati.

Bagaimana menjaga kekompakan Kahitna yang sudah lebih dari 24 tahun.

Yovie Widianto

Kita termasuk band yang awet semenjak berdiri, tidak ada perubahan personel yang berarti. Tidak pernah ada kres atau ribut-ribut. Mungkin karena faktor umur yang sudah lebih dari 24 tahun, jadi kami satu sama lain sudah saling mengerti. Kita kerja tim jadi tidak pernah mencampuri urusan pribadi masing-masing. Salah satu wujud kekompakan adalah kita jarang sekali mengadakan rapat yang isinya berantem melulu. Jadi mungkin kita rapat setahun sekali itupun membicarakan album doang. Selebihnya jika ada masalah kita menyelesaikan dengan cara kekeluargaan. Jadi ada saling memahami satu sama lain. Kecintaan kita bermain musik membuat kita kompak, kita semua sayang banget dengan Kahitna jadi kita tidak mau Kahitna bubar. Kita terus berpacu terus.

Hedi Yunus

Kahitna bagi kami sudah seperti rumah. Kami masing-masing punya kesibukan sendiri-sendiri. Yovie punya band namanya Yovie and Nuno. Saya punya album sendiri dan yang lain juga punya band masing-masing. Semua tergantung bagaimana kita membagi waktu dan saat tidak ada kesibukan kita kembali kerumah kita yaitu Kahitna.

Kami mau tanya seputar pendidikan, bagaimana Kahitna melihat pendidikan di Indonesia sekarang ini?

Yovie widianto

Sekolah jaman dulu dengan sekarang jelas beda. Tuntutannya kalau sekarang lebih banyak lagi. Jaman dulu TK belum bisa baca, belajar baca itu kelas satu SD. Itu kemajuan yang sangat pesat. Oleh karenanya orang tua harus memilihkan sekolah yang baik dan pas bagi anak, karena baik menurut orang tua belum tentu pas bagi anak. Orang tua harus mengetahui bakat dan minat anaknya. Jadi

Carlo Saba

Kalau saya bandingkan sekolah jaman dulu dengan sekarang beda jauh. Dulu murah sekarang mahal. Saya berfikiran untuk mensiasatinya sebelum masuk sekolah sebisa mungkin orang tua mengajarkan membaca kepada anak. Anak harus sudah bisa membaca saat masuk SD.anak juga harus banyak belajar sendiri.

Mario Ginanjar

Ada beberapa hal yang sering kita lupakan di dunia pendidikan. Dulu bangsa kita terkenal sebagai bangsa yang ramah, sopan santun, itu merupakan pendidikan dasar bagi anak. Namun sekarang kita yang dikatakan pendidikanya lebih maju sering menyaksikan di televisi anggota DPR berantem dengan kata-kata buruk. Imbasnya dirasakan sekali oleh anak yang masih belajar. Kita tau bahwa hal tersebut merupakan bahaya bagi pendidikan moralitas anak. Kita harus belajar dari lingkungan bahwa banyak orang-orang berhasil jadi menteri, latar belakang pendidikan mereka banyak yang dari daerah seperti Pacitan pedalaman Bandung, jadi sekolah tidak harus disekolah faforit dan mahal, lingkungan menjadi unsur terpenting dalam menjaga kualitas pendidikan anak. kita harus memperhatikan pendidikan moral dan lingkungan agar bisa menjadi bangsa yang maju da berbudi luhur.

Bagaimana memberikan perhatian kepada anak untuk belajar dan bermain?

Kita tidak mungkin full mengawasi anak di sekolah namun yang jelas kita harus berusaha memperhatikan kapan waktu anak belajar dan bermain. Selain itu memilihkan teman, dengan siapa dia harus bermain supaya tidak salah bergaul. Disamping itu kita mendatangkan guru les, mengarahkan ekstra kurikuler, serta mengisi waktu luang untuk kegiatan yang positif.

Bagaimana kalau ada grup band yang meniru Kahitna?

Kami sangat bersyukur jika kami menginspirasi adik-adik untuk berkreasi. Pada tahap belajar kita boleh meniru gaya atau karakter band lain sejauh tidak menjiplak lagu-lagunya. Setelah mereka besar mereka akan memiliki karakter sendiri. Artinya semua dalam rangka belajar tidak masalah, yang masalah jika kemudian kita bikin lagu sama dengan grup band lain.

Apa yang paling Kahitna suka jika berada di Semarang?

Yang paling kami suka belanja kuliner semarang. Kami paling suka makan sepanjang jalan dekat simpanglima. Makanannya enak-enak ada Lumpia, Bandeng Presto, dan Ayam Tulang Lunak. Sebenarnya kita pingin wisata malam ke Lawang Sewu pasti seru. Terus kalau tempat wisata kami ingin berkunjung ke Sam Po Kong. Kami belum pernah kesana. Yang paling dahsyat adalah Semarang panasnya luar biasa. (dr)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: