Oleh: majalah merah putih | Februari 22, 2012

PAMERAN HASTA KARYA DARI SAMPAH DAN BARANG BEKAS SMP NASIMA

PAMERAN HASTA KARYA DARI SAMPAH DAN BARANG BEKAS SMP NASIMA

Demi menanamkan kesadaran siswa akan pentingnya menjaga kebersihan dan mengelola sampah, SMP Nasima menggelar pameran hasta karya dari sampah dan barang bekas. beberapa karya siswa dipamerkan berbentuk poster, souvenir, dan tempat sampah.

Supramono MPd Penggagas Pameran menjelaskan,  Konsep acara adalah dalam rangka mendidik siswa agar memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan berkreasi dengan sampah. “Pameran ini bertujuan supaya siswa peduli, serta mengkombinasikan dengan kreatifitas terhadap lingkungan yang banyak tercemari oleh sampah yang dibuat oleh manusia. Semangat 3 R, reused, reduse, recycle, mencoba kami ingatkan kepada anak-anak,” jelasnya.

Lebih lanjut Guru Seni Budaya dan ketrampilan SMP Nasima ini menerangkan, pameran, digelar bagi siswa kelas IX SMP Nasima. “Bagi kelas IX, sebentar lagi lulus, maka kami member bekal agar mereka memiliki pengetahuan, keterampilan, pemahaman bahwa sampah memiliki daya guna apabila kita bisa memanfaatkan dan mengelola dengan baik”.

Menurut Supramono Ada tiga kesadaran yang ditanamkan kepada siswa. Pertama menekan sampah sebisa mungkin, kedua menempatkan sampah sesuai tempat-tempatnya. Ketiga, mampu mengelola sampah. Salah satunya menjadi baran-barang yang bisa digunakan atau dimanfaatkan. “Meskipun sederhana namun nilai-nilai tersebut bisa tertanam dalam diri anak”.

Tiga karya berbentuk poster, souvenir dari sampah, tempat sampah yang bisa digunakan untuk memilah-milah sampah. Penanaman kesadaran akan tiga R dikemas dalam bentuk pameran, rabu 22 Pebruari 2012.

Ahmad Nur Halim, siswa peserta pameran menjelaskan, salah satu karyanya yang dipamerkan adalah Poster tiga dimensi, serta tempat sampah yang memanfaatkan kaleng bekas kemasan cat tembok sebagai bahannya. “Ini merupakan bagian dari  ujian praktek SBK, dan musik. Karyanya ada secara pribadi maupun kelompok, kalau poster ini memang karya pribadi, tapi kalau tempat sampah ini dibuat kelompok,” katanya.

Halim memanfaatkan barang-barang bekas, dan sampah yang ada dirumahnya,dari kegiatan ini siswa kelas IC SMP Nasima ini mengaku memiliki banyak ide untuk mengelola barang-barang bekas, “Bukan hanya sampah, namun kerdus yang semula akan dijual bisa saya manfaatkan untuk membuat poster, souvenir ataupun hiasan dinding. Pokoknya kita bikin menjadi barang yang berguna,” katanya.(DR)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: