Oleh: majalah merah putih | Agustus 30, 2012

KIARA & SAFIRA Dua Dara Jawara Olimpiade Humaniora Nusantara

GambarGambar

Mengenal Kiara dan Shaffira sungguh seolah mendapat keberuntungan yang amat istimewa. Bagaimana tidak, kedua dara manis ini beberapa waktu yang lalu mengharumkan nama SMP Nasima di ajang Olimpiade Humaniora Nusantara yang diadakan Lembaga Pengembangan Dompet Dhuafa Bogor. Kedua siswa Kelas VII C ini berhasil meraih predikat sebagai juara II dan III dalam ajang  lomba yang diikuti oleh pelajar SMP-SMA seluruh Indonesia itu.

Kiara lahir di Jakarta 6 Desember 1998. Putri pertama pasangan Dino Haryadi dan Enny Rosyida ini mengaku tertarik dengan tulis menulis semenjak ia bergabung dengan Eskul Karya Ilmiah Remaja SMP Nasima. “ Awalnya saya tidak tahu apa-apa. Kemudian masuk  eskul KIR ya jadinya suka menulis. Sekolah juga sangat support. Setiap ada lomba selalu diikutkan. Sudah tiga kali saya ikut lomba seperti ini” ungkap Kiara yang bercita-cita sebagai seorang dokter dan detektif.

Alumni SD Tiara School Jakarta ini menyukai musik, renang, dan internet. Kesukaannya bersurfing di dunia maya  membuatnya banyak mengoleksi aplikasi-aplikasi bermanfaat dari internet. Inilah yang menginspirasi pemilik nama lengkap Kiara Asia Candrakanti ini untuk menuangkannya dalam karya tulis. Menurutnya kaum muda masa kini banyak yang gagap budaya. Gamelan sebagai warisan budaya adhiluhung tidak tersentuh kaum muda. Ia melihat harus ada media yang match agar anak-anak muda tertarik memainkan gamelan. Ia kemudian menuangkan dalam sebuah akarya tulis yang mengangkat pemanfaatan teknologi informasi dalam pelestarian gamelan. Akhirnya berkat support orang tua, guru, dan sekolah dia bisa menorehkan prestasi di ajang bergengsi itu.

Setali tiga uang dengan Kiara, Syafira juga menyukai dunia tulis menulis setelah bergabung dengan Eskul KIR di sekolah. “Sepertinya keren bisa tulis menulis. Orang tuaku juga sangat mendukung. Setiap mau lomba Mama selalu memberi arahan dan support yang membuatku tambah pede” ungkap dara murah senyum yang suka menyanyi ini.

Saffira lahir di Bandung 26 Agustus 1999. Putra kedua pasangan  Soerachmad Adi Wahjono dan Lena Soenardewi ini bercita-cita menjadi seorang dokter anak. Dia juga sangat tertarik dengan bidang seni dan budaya, terutama budaya Kota Semarang. Oleh karena itu dalam karya tulisnya ia mengangkat tentang pemanfaatan katalog budaya sebagai media promosi wisata Kota Semarang. “Banyak orang yang datang ke Semarang. Banyak wisatawan yang ingin tahu tentang   Semarang. Saya melihat pentingya dibuat kalatog seni dan budaya, agar masyarakat luar mempunyai pengetahuan dan tertarik datang ke Semarang” ungkap pemilik nama lengkap Shaffira  Salviana Rachmadewi ini. Ide dan gagasannya itu mengantarkan dirinya memenangi Olimpiade Humaniora Nusantara di Bogor.

Kiara dan Shafira adalah  sosok generasi yang patut diteladani. Teruslah belajar dan berkarya. Indonesia menanti ide-ide cemerlangmu. Selamat Kiara, Shaffira. Kami bangga padamu! (din).

 

 

 

 

 


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: