Oleh: majalah merah putih | Agustus 30, 2012

PP AN NUR MANGKANG MENCETAK GENERASI ISLAM YANG TANGGAP KONDISI JAMAN

Pagi yang cerah didiringi kicauan burung dan hembusan angin yang bersahabat dari arah persawahan membawa keberkahan tersendiri bagi PP An-Nur. Santri putra sibuk menata aula untuk acara pengajian dan santri putri menyapu halaman beserta menyiapkan masakan di dapur. Kegiatan ini menjadi rutinitas tiap minggu pagi di Pondok Pesantren An-Nur yang  berlokasi di kelurahan Karangarayar, kecamatan Tugu kota Semarang.

PP An Nur berdiri pada tanggal 17 Februari 1993. Dibangun oleh  KH. Abdul Karim Assalawi  beserta ibu Hj. Lutfah Karim Assalawi yang berasal dari kota Tegal. Beliau adalah lulusan S1 IAIN Sunan Ampel jurusan Usuludin dan S2 jurusan Hukum Islan IAIN Walisongo semarang. Selain mengeyam pendidikan formal, beliau juga merupakan lulusan Santri Ploso, Bendo, dan Al-Islah Kediri.

GambarGambarKH Abdul Karim memiliki beragam pengalaman organisasinya yang telah banyak ditekuni mulai dari Rois Syuriah Nu Jateng, ketua MUI Jateng, ketua Petamas, Dewan pengelola MAJT, FKUB, Ketua Dewan Pimpinan Pusat Jam’iyyah Thoriqoh Mu’tabaroh Jateng, dan sampai sekarang masih menjadi ketua  Dewan Penasihat Pusat (DPP)Jam’iyyah Ahli Mujahadah Shalawat Ummi(JAMSU) Jateng sekaligus menjadi Mursyid Thoriqoh Qadariyah wa Naqsabandiah. Pengukuhan ini diberikan oleh syeikh Abu Nur Jazuli Annahrowi ‘Ammait dari Bumiayu pada tahun 2005.

Walhasil bagi santri yang tinggal di pondok wajib mengikuti Thoriqoh tersebut dengan melalui proses baiat yang langsung dilakukan oleh sang kyiai. Bahkan para jamaah pengajianya juga ikut serta dibaiat seperti pada acara baiatan yang dilaksanakanpada Februari 2012 lalu.

Dari tahun ke tahun pondok ini mengalami perkembangan pesat dengan keberadaanya ditengah masyarakat beserta meningkatkan kualitas santri demi terciptanya generasi khairu ummah. Adapun kegiatan harian dimulai  shalat shubuh berjamaah dan diteruskan dengan pengajian Al-Qura’an  bin-nadlor maupun bil-ghaib (hafalan).

“Setiap pagi santri memulai aktifitas sebagai pelajar atau mahasiswa, baik di Madrasah ataupun perguruan tinggi. Kebanyakan santri disini merupakan mahasiswa IAIN Walisongo Semarang jadi setelah pulang dari kampus, kegiatan baru dimulai lagi setelah  shalat asar berjamaah diteruskan mengaji kitab kuning,”jelas Ma’luf Fadli, Pengurus PP An Nur.

GambarLebih lanjut Fadli menerangkan jika kegiatan Setelah Maghrib yaitu mengajar santri TPQ. Kemudian shalat isya dan dimulai lagi dengan pengajian kitab kuning. Kajian dari kitab kuning sendiri meliputi Fiqh(Kifayatul Akhyar, Ushul fiqh Fathul Qorib , Muatto’), Tafsir, Hadits(bulughulmarom, Arbain) dan lainnya. Sedangkan kegiatan mingguan meliputi Tawajuh-an(dzikir barsama), Mutala’ah kitab, majlis diba’, khitobah, rebana dan shalawatan.

Tidak hanya itu, PP An-Nur juga memiliki beberapa lembaga-lembaga yang berada dibawah naungannya. Diantaranya ada Taman Pendidikan Al-Qu’an(TPQ), Perpustakaan, Paud AnNur,  El-Mila Group Rebana dan Jam’iyyah Pengajian ahad pagi PP An Nur. Dari berbagai macam kegiatan yang ada di PP AnNur tersebut diharapkan mampu mencetak generasi umat yang berakhlak Islami, berilmu, pengetahuan, tinggi dan tanggap terhadap kondisi zaman.

Biaya santri sangat terjangkau hanya Rp 40,000,- setiap bulan untuk membayar listrik dan air PAM.  “Tidak ada iuran biaya apaun selain untuk listrik dan air, untuk masalah konsumsi biasanya ada yang berkelompok memasak, ada pula yang jajan di warung,”  imbuh Fadli.

Saat ini ratusan santri mengkaji ilmu di PP An Nur. Mereka berasal dari beberapa daerah antara lain Semarang, Kendal, Jepara, Banyumas, Kebumen, dan beberapa diantaranya datang dari luar jawa.(dr)

 


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: